NOT EVALUATED
NE
DATA DEFICIENT
DD
LEAST CONCERN
LC
2012
NEAR THREATENED
NT
VULNERABLE
VU
ENDANGERED
EN
CRITICAL ENDANGERED
CR
EXTINCT IN THE WILD
EW
EXTINCT
EX
Eubleekeria splendens
TAKSONOMI
Kategori -
Kingdom Animalia
Fillum Chordata
Super Kelas Pisces
Kelas Osteichthyes
Ordo Perciformes
Familia Leiognathidae
Genus Eubleekeria
Nama Daerah Peperek, Petek, Pepetek, Bondol, Dodok, Gempar
Pengarang Cuvier, 1829
ID GENOM

TCGTGACCGCACATGCATTTGTAATAATTTTCTTCATGGTTATACCAATTATGATTGGAGGTTTTGGCAA CTGACTAATTCCCCTAATAATTGGCGCTCCCGACATAGCCTTCCCCCGAATGAATAATATAAGTTTCTGA CTTCTCCCCCCATCCTTTCTTCTCCTCCTAGCATCCTCCGGAATTGAAGCCGGCGCAGGTACAGGATGAA CGGTTTACCCCCCCTTAGCAGGAAACCTTGCTCATGCAGGCGCCTCTGTCGACCTAACAATCTTTTCGCT CCACCTTGCCGGAATTTCTTCAATTCTAGGAGCTATCAATTTTATTACAACAATCATTAATATGAAACCC CCAGCGATCTCACAATTCCAGACCCCCCTGTTCGTATGAGCTGTTCTCATCACAGCAGTTCTCCTTCTCC TCTCTCTCCCAGTTCTTGCAGCCGGAATTACCATATTATTAACCGATCGAAACCTAAACACCACC

INFORMASI DETAIL
Kemunculan asli
Panjang Maksimal 23.0 cm TL jantan/tidak berjenis kelamin
Distribusi Indo-Pasifik Barat: dari India hingga Papua Nugini; utara ke Jepang; selatan ke Australia,
Habitat air laut
Komentar Indo-Pasifik Barat: dari India hingga Papua Nugini; ke utara sampai Jepang; ke selatan hingga Australia.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI
  1. Bentuk Tubuh: pendek dan dalam, agak pipih dari samping (short and deep / compressed).
  2. Warna Tubuh: perak mengilap dengan kilau kebiruan, bagian sirip punggung memiliki bintik hitam jelas.
  3. Bentuk Kepala: pipih dengan pipi tanpa sisik, bagian leher bersisik penuh tanpa area polos berbentuk setengah lingkaran.
  4. Sirip:
    • Duri punggung: 8
    • Sirip punggung lunak: 16
    • Duri dubur: 3
    • Sirip dubur lunak: 14
  5. Tulang Belakang: 24 ruas.
  6. Ciri Khas: duri kedua pada sirip punggung dan sirip dubur tebal dan kuat, serta terdapat noda hitam mencolok pada sirip punggung berduri.
UPAYA KONSERVASI

Konservasi ekosistem dilakukan dengan:

  1. Perlindungan habitat dan populasi ikan
  2. Rehabilitasi habitat dan populasi ikan
  3. Penelitian dan pengembangan
  4. Pemanfaatan sumber daya ikan dan jasa lingkungan
  5. Pengembangan sosial ekonomi masyarakat
  6. Pengawasan dan pengendalian (monitoring dan evaluasi)

Konservasi jenis dilakukan dengan:

  1. Penggolongan jenis ikan
  2. Penetapan status perlindungan jenis ikan
  3. Pemeliharaan
  4. Pengembangbiakan
  5. Penelitian dan pengembangan

Konservasi sumber daya genetik ikan dilakukan melalui upaya:

  1. Pemeliharaan
  2. Pengembangbiakan
  3. Penelitian
  4. Pelestarian gamet

Fishiden

AI Indentifikasi dan Klasifikasi ikan air tawar dan air laut asli Indonesia.


Copyright 2024 Fishiden